Di suatu hari yang panas di pedalaman Afrika, seorang pastor misionaris hendak melayani umat di sebuah stasi terpencil. Karena tidak ada kendaraan, ia pun berjalan kaki menembus hutan belantara, hanya berbekal salib dan semangat pelayanan.
Tiba-tiba, dari balik semak...
RRROOOAARRR!!!
Seekor singa besar muncul, melompat dan mengejar sang pastor!
Pastor panik bukan main, jubahnya tersangkut ranting, peluh bercucuran. Ia berlari sekuat tenaga, tapi tentu saja, manusia mana bisa menang lawan singa? 🏃♂️🦁
Akhirnya, karena tak ada jalan lain...
Pastor berhenti. Ia berlutut, menengadah ke langit, dan berdoa dengan khusyuk:
"Ya Tuhan, terimalah jiwaku... dan berkatilah makhluk ini, semoga hatinya tergerak..."
Namun sebelum ia membuka mata, ia terkejut:
Sang singa juga ikut berlutut!
Kedua tangannya (eh, cakar maksudnya) dilipat, kepala menunduk seperti sedang berdoa.
Pastor pun tersentak haru.
"Ya ampun," katanya, "Apakah... kamu juga beragama? Kamu sedang berdoa juga?"
Lalu...
Singa itu membuka mata perlahan, menoleh, dan berkata dengan suara berat:
🦁💬
"Tentu tidak, Romo... Saya ini singa, bukan umat Katolik. Tapi saya sering lihat... kalau orang Katolik mau makan, biasanya berdoa dulu. Jadi ya... saya ikut saja. Biar makan saya hari ini berkah!"





